Bermimpilah,
maka impian akan membawamu pada kenyataan indah.
Ada
satu hal yang sampai saat ini kerap kali membawa saya pada kenyataan bahwa
impian adalah awal dari kita memperoleh hal-hal nyata tersebut. Sebagai
mahasiswa tentunya saya mendambakan menjadi orang yang berprestasi baik dalam
bidang soft skill maupun hard skill. Aktif dalam kegiatan
organisasi saja bagi saya tidak cukup, karena pengetahuan dasar keilmuan kita
diperoleh dari bangku kuliah, itulah yang menyadarkan saya untuk menjadi
mahasiswa berprestasi.
Saya
teringat ketika masih duduk di semester1 2 setengah tahun yang lalu, seorang
motivator berbicara keras dalam sebuah ruangan di gedung A1 menyuarakan tentang
pentingnya menyeimbangkan aktifitas organisasi dengan perkuliahan yang
berjalan. Bukan hal yang mudah menjadi aktifis yang jenius, segala hal yang
berkaitan dengan time manajemen,
kekuatan fisik, kecerdasan mengatur agenda dan tugas, serta siap sedia
mengadakan pertemuan rutin organisasi.
Tidak
ada hal yang sulit jika kita melakukan sesuatu hal tersebut dengan hati, itulah
yang saya lakukan, mencoba menyeimbangkan kewajiban saya sebagai mahasiswa
dibangku perkuliahan yang faham akan disiplin ilmu yang diajarkan serta
berkompeten menjadi aktifis yang amanah dan berintegritas. Sebagi seorang
perempuan, saya merasa wajib cerdas seperti yang dikatakan oleh dian sastrowardoyo,
karena kita kelak akan menjadi seorang ibu, ibu-ibu cerdas akan melahirkan
anak-anak yang cerdas pula.
Pada
bulan April 2015 ini saya berkesempatan mengikuti ajang perlombaan mahasiswa
berprestasi tingkat Fakultas, yaitu diselenggarakan di Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Semarang, kemampuan yang saya miliki dalam public speaking
membuat saya yakin bisa menjadi salah satu kandidat mahasiswa berprestasi
mewakili jurusan, namun selain public speaking, seorang mahasiswa berprestasi
juga harus memiliki kemampuan keilmuan yang tinggi serta bahasa inggris yang
bagus.
Alhamdulillah setelah ikhtiar dan
berdoa, saya berhasil menjadi perwakilan mahasiswa berprestasi dari Jurusan
Kurikulum dan Teknologi Pendidikan di tingkat Fakultas, saya memberikan
pemaparan ide mengenai “Pemanfaatan Layanan Jasa Berbasis Technopreneurship Sebagai Upaya Pendukung Kemandirian Mahasiswa
dalam Menciptakan Peluang Usaha” sesuai dengan tema Karya Ilmiah tahun ini
yaitu “Kemandirian dan Kepribadian Bangsa”. Saya mempresentasikannya dengan
menggunakan bahasa inggris didepan juri, saya merasa bangga dan puas dengan
penampilan saya kala itu, Alhamdulillah berjalan denga lancar. Meskipun saya
belum bisa lolos menjadi juara 1, namun saya tetap bangga dengan prestasi yang
saya torehkan, saya ingin membuktikan bahwa aktifis juga memiliki peran
strategis di masyarakat serta cerdas dalam bidang keilmuannya.
Tentunya banyak kekurangan yang saya
miliki, namun bagi saya, tidak ada usaha yang sia-sia, terus berusaha dan
semangat adalah motivasi hidup saya untuk menjadi lebih baik, bahwa Allah tidak
akan menyia-nyiakan usaha setiap hambanya. Semangat selalu kawan



Tidak ada komentar:
Posting Komentar