Dimuat pada http://suarajakarta.co/ekstra/jurnalis-warga/membumikan-bumi-katulistiwa Senin, 10 Agustus 2015. Oleh : Isna Laili Hikmah.
Saya
hidup disebuah Negeri dimana segala sesuatu yang terjadi didalamnya sangat
istimewa, tidak semua orang memahami betapa beruntungnya kita hidup di Negeri
ini, Negeri Indonesia. Sejak kecil saya diajarkan ayah untuk mencintai tanah
air ini, beliau mengajarkan bahwa salah satu bentuk mensyukuri nikmat Tuhan
adalah dengan mencintai tanah kelahiran kita.
Kemudahan
yang ditawarkan Negeri ini kepada rakyatnya terlihat dari tingkat kebutuhan
yang bisa terpenuhi dengan nominal rupiah yang tidak terlalu tinggi, di sebuah
desa di Indonesia, kami mampu memanfaatkan sayuran dekat rumah untuk masak
sehari hari tanpa harus membayar mahal untuk harga makanan seperti di
kebanyakan resto di luar Negeri, di Negeri ini, bahkan dikota-kota besar padat
pendudukpun profesi apa saja memiliki kesempatan untuk mendapatkan rupiah, dari
mulai pebisnis besar, pekerja professional, pedagang kaki lima sampai
tukang-tukang yang bekerja serabutan, kami memiliki etos kerja yang tinggi
untuk menjadi Bangsa yang mandiri.
Namun sayangnya, ditengah
kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh Negeri ini, masih banyak orang yang
mengeluh dimana-mana, mereka terdoktrin dengan sebutan bahwa Negeri kami ini
masih miskin dimata dunia, bahkan sampai membanding-bandingkannya dengan
kehidupan nyaman di belahan bumi lain, padahal mereka hanyalah sebagian kecil
kehidupan nyaman yang diliput media di luar sana.
Media
sampai saat ini tak henti-hentinya mengabarkan bahwa kehidupan orang-orang di
negara maju seperti Jepang dan Amerika sangatlah nyaman, liputan yang setiap
hari disuguhkan media tentang kenyamanan hidup di luar sana membuat iri
kebanyakan orang di Negeri kami, memang rumput tetangga selalu terlihat lebih
hijau, nyatanya hidup di luar Negeri tidak semudah yang media kabarkan, dengan
semakin majunya sebuah Negara, persaingan hidup akan semakin sulit. Kita
seharusnya bangga bahwa hidup di Negeri ini memiliki begitu banyak kebahagiaan
yang jika tidak kita tambah dengan keluhan-keluhan manja maka kebahagiaan
tersebut akan terus berlipat ganda.
Indonesia
memberikan kita rumah yang nyaman, sebuah tempat tinggal di bumi katulistiwa
yang memiliki sejarah hebat tentang bumi pertiwi, bumi yang diinginkan oleh
semua penduduk dunia untuk ditinggali, tempat yang juga memiliki sejarah
penting tentang peradaban manusia. Maka nikmat Tuhan mana lagi yang kau
dustakan? jika kita masih tidak percaya dengan keramahan bumi pertiwi, cobalah
cicipi hidup di belahan bumi lain, kita akan tahu bagaimana merindunya rumput
hijau rumah kita sendiri.
Kita
adalah bangsa yang mandiri, bangsa yang kokoh bahkan ditengah keragaman budaya,
suku, daerah dan kepercayaan yang luar biasa banyaknya. Apa lagi yang perlu
kita keluhkan? kita hanya perlu banyak bersyukur betapa beruntungnya kita yang
hidup di bumi khatulistiwa ini. Jayalah Negeriku Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar